Sejarah Kerajaan Berau tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik dan sosial yang berkembang di wilayah Kalimantan. Dalam konteks pembentukan awal struktur politik di Kalimantan atau masa formative years, Berau merupakan salah satu entitas yang tumbuh dalam jaringan kekuasaan dan hubungan antarkerajaan baik di dalam wilayah Kalimantan maupun dalam interaksinya dengan wilayah di luar Kalimantan. Dengan demikian, untuk memahami secara utuh proses kemunculan dan perkembangan Berau hingga menjadi kesultanan, perlu ditelaah terlebih dahulu konteks regional Kalimantan secara menyeluruh. Pembahasan ini akan diawali dengan pembahasan mengenai wilayah Kalimantan, termasuk Kerajaan Banjarmasin sebagai salah satu pusat kekuasaan penting di Kalimantan, dilanjutkan dengan uraian mengenai Berau, asal-usul penduduk, terbentuknya kerajaan-kerajaan di Berau dan pola hubungan antarkerajaan.
Buku yang hadir dihadapan para pembaca ini adalah Sejarah Berau dari masa pra-kolonial hinga awal kemerdekaan. Sekalipun buku ini membahas periode panjang Sejarah Berau yang berlangsung selama lebih dari tiga abad, namun buku ini juga memberi perhatian khusus pada perjuangan Sultan Raja Alam melawan kolonialisme Belanda di wilayah di Kalimantan Timur dan Berau pada khususnya.
Perjuangan Raja Alam melawan kolonialisme meliputi periode yang penting dalam sejarah kolonialisme di Indonesia. Ia hadir pada saat tekanan politik kolonial di Jawa semakin intensif, terutama setelah berakhirnya Perang Jawa 1825-1830. Tak lama setelah kedamaian di Jawa dimulai, di Berau gejolak politik perlawanan mulai tumbuh.
Penulis: Sri Margana, Baha Uddin, Mutiah Amini, Widya Fitria Ningsih
ISBN: dalam Proses Pengajuan
Harga: Rp135.000
Pemesanan: wa.me/62882003761947

Tidak ada komentar